Skip to main content

Lirik Ubati Siholhi Lely Tanjung

LIRIK UBATI SIHOLHI VOC:LELY TANJUNG TUK SOBOI DO LUPA HASIAN SIAN BAGAS ROHAKI PAMERENG MI EKKEL SUPINGMI LABBOK NI BOHIMI MASIHOL AU HO DO NA MANGGOHI ROHAKI MANGGOHI SIHOLHI TUNG RO MAHO HO RO TU LAMBUNGHON UBATI SIHOLHI DAHASIAN HODO NA MANDOK TU AU PAIMAONHU HO SIAN LUAT NA DAO TARPAIMA AU TUNG RO MA HO TU LAMBUNGHON UBATI SIHOLHI DA HASIAN

Itak Gurgur makanan khas batak

Makanan tradisional khas batak yang satu ini pada umumnya di gunakan pada acara adat batak namanya ITAK GURGUR. Kata gurgur di sini dapat diartikan sebagai “membara”. Pemberi itak gurgur selalu berharap si pemakan jadi memiliki semangat yang membara-bara. Jadi, dipercaya atau diharapkan siapapun yang memakan Itak Gurgur ini, setelah habis memakannya menjadi lebih bersemangat dalam mengerjakan apa pun. dan di masyarakat umum itak gurgur ini juga sering di sebut itak pohul-pohul.
itak gurgur dan pohul pohul makanan khas batak
Pohul Pohul 

Jadi itak gurgur ini bisa di  makan tanpa di masak dulu, Jika di kukus sapai masak berubah nama menjadi Pohul-Pohul. Jangan di tanya kalau bentuk dari makanan khas ini 
berbentuk tangan di kepal.

Bahan:
  •  2 gelas Beras putih
  • ¼ butir Kelapa yang agak muda, diparut
  • 100 gram Gula pasir (bisa disesuaikan dgn selera)

Cara membuat:
  • Rendam beras dengan air selama 1-2 jam, tiriskan & keringkan, lalu tumbuk dengan lesung & alu, ayak.
  • Campur tepung beras dengan kelapa parut dan gula.
  • Kepal-kepal membentuk cap tangan. Hasil jadi: 12-14 potong.
  • Jika tidak habis, kukus sisa itak di dandang lalu makan apa adanya atau dengan parutan kelapa.
Untuk bahan sesuaikan dengan selera anda itu hanyalah bahan dasar


Comments

Popular posts from this blog

Lirik Nande Bapa - Egy Suranta Ginting

Nande ku nande keleng ate Ngadi ngadi nande erdahin e Nginemken panas kel kam man tambar muas jine Ngepkepsa kami anak-anakndu e REFF Bapaku bapa kekelengenku Tatap kel kami kerina buah barandu Kami kel pagi peseh sura-surandu bapaku Dilenga tembe ibas kam masa muda Nandeku nande ul terndele ntap Natapsa tegun si lenga temoe Adi nggo gelap uga pe nandangi reh nge Wari terang e Bapaku bapa ula kam medu Ngajari kami kerina anak-anakndu Kam ras nande bapa kami erta Simehergana O..... o......o....... Ho cirem min kam nande O..... o..... o....... Tawa min kam bapa Voc : Egy Suranta Ginting Cipt : Abdul Ferly Sitepu

Mengenal batak script atau surat batak (aksara batak)

Surat Batak adalah nama aksara yang digunakan untuk menuliskan bahasa-bahasa Batak yakni bahasa Angkola-Mandailing, Karo, Pakpak-Dairi, Simalungun, dan Toba. Secara garis besar, ada lima varian Surat Batak di Sumatra, yaitu Angkola-Mandailing, Karo, Pakpak-Dairi, Simalungun, dan Toba. Untuk penulisan dari aksara ini di mulai dari kiri ke kanan dan jenis aksara ini  disebut abugida, jadi merupakan sebuah perpaduan antara alfabet dan aksara suku kata. Ada sedikit variasi dalam huruf dan diakritik vokal digunakan untuk menulis setiap bahasa ini : Batak Karo   Diakritik Vokal dengan ka Batak Toba Diakritik Vokal dengan ka  Batak Dairi   Diakritik Vokal dengan ka Batak Simalungun Diakritik Vokal dengan ka Batak Mandailing  Diakritik Vokal dengan ka sumber: omniglot.com - ulikozok.com - wikipedia.org

Dayok Nabinatur

Dayok Nabinatur Makanan Khas Simalungun ini biasanya di hidangkan pada acara adat ataupun acara keluarga (Perkawinan, Pembabtisan Anak, Angkat Sidi, Memasuki Rumah Baru dan lain lain) Dayok Nabinatur ini merupakan jenis makanan yang di olah dari daging ayam jantan dan rempah rempah dan sering di hidangkan dengan 2 jenis hidangan yaitu dengan cara di Panggang dan Digulai(Ilompah).  Dayok(ayam) Nabinatur(Keteraturan) biasanya di artikan dengan tujuan Agar kehidupan kita teratur seperti keteraturan dari ayam yang sudah diatur sedemikian rupa saat di hidangkan. Jenis ayam yang sering di gunakan adalah Ayam Jantan Kampung, Kenapa ayam jantan..? Karena ayam ini sering di simbolkan sebagai Kegagahan, Kekuatan, Kerja Keras,Semangat,Pantang Menyerah,Beribawa,Tangguh, Ulet dan Tanggung Jawab). Bahan Bahan / Bumbunya  Cara pengolahannya Mitos mitos yang umum dari makanan khas simalungun ini