Skip to main content

Lirik Ubati Siholhi Lely Tanjung

LIRIK UBATI SIHOLHI VOC:LELY TANJUNG TUK SOBOI DO LUPA HASIAN SIAN BAGAS ROHAKI PAMERENG MI EKKEL SUPINGMI LABBOK NI BOHIMI MASIHOL AU HO DO NA MANGGOHI ROHAKI MANGGOHI SIHOLHI TUNG RO MAHO HO RO TU LAMBUNGHON UBATI SIHOLHI DAHASIAN HODO NA MANDOK TU AU PAIMAONHU HO SIAN LUAT NA DAO TARPAIMA AU TUNG RO MA HO TU LAMBUNGHON UBATI SIHOLHI DA HASIAN

Butet Manurung Pendiri SOKOLA RIMBA - Penyelamat kehidupan masa depan anak-anak dari suku-suku pedalaman di Indonesia

Butet Manurung, aktivis pendidikan, penyelamat kehidupan masa depan anak-anak dari suku-suku pedalaman di Indonesia.
"Butet" Manurung itulah nama yang sering kita dengar dengan nama asli ini Saur Marlina Manurung yang lahir di Jakarta, 21 Februari 1972  adalah perintis dan pelaku pendidikan alternatif bagi masyarakat terasing dan terpencil di Indonesia.
Saur Marlina Manurung - Film - Penghargaan
Butet Manurung (Saur Marlina Manurung)

Sekolah rintisan pertama kali ia terapkan bagi masyarakat Orang Rimba (Suku Kubu) yang mendiami Taman Nasional Bukit Dua Belas, Jambi. Metode yang diterapkannya bersifat setengah antropologis. Pengajaran membaca, menulis, dan berhitung dilakukan sambil tinggal bersama masyarakat didiknya selama beberapa bulan. Sistem ini dikombinasi dengan mempertimbangkan pola kehidupan sehari-hari masyarakatnya.
Setelah tersusun secara sistematis, ia mengembangkan sistem Sokola Rimba (diambil dari bahasa yang digunakan orang Rimba, salah satu dialek bahasa Melayu). Sistem Sokola Rimba kemudian diterapkan pula di berbagai tempat terpencil lainnya di Indonesia,

Seperti :
  • Jambi
  • Makassar
  • Flores
  • Halmahera
  • Bulukumba
  • Asmat
  • Aceh
  • Yogyakarta
  • Klaten
  • Kampung Dukuh
(Awal)
Saat merasa jenuh menjadi pemandu wisata di Taman Nasional Ujung Kulon pada medio 1999, pemilik dua gelar kesarjanaan, sastra Indonesia dan 
antropologi dari Universitas Padjajaran ini membaca sebuah iklan di harian Kompas: "Dicari fasilitator pendidikan alternatif bagi suku asli Orang Rimba, Jambi." Bunyi iklan dari Lembaga Swadaya Masyarakat Warung Informasi Konservasi (Warsi) itu menggugahnya. "Mungkin inilah yang kucari," kata batin 
wanita kelahiran Jakarta, 21 Februari 1972 ini.

Penghargaan :

  • Man and Biosphere Award by the Indonesian Institute of Sciences (LIPI), UNESCO Indonesia (2001)
  • "Woman of Letters" as one of TIME magazine’s Heroes of Asia (2004)
  • Women of the year ANTV award (2004)
  • Globe Asia edisi Oktober (2007)
  • Young Global Leader by World Economic forum (2009)
  • Social Entrepreneur of the Year by Ernst and Young (2012)
  • Ramon Magsaysay Award (2014) Filippina

Sumber :
http://www.sokola.org
http://thejungleschool.wordpress.com
http:// rustikaherlambang.com/2012/10/20/butet-manurung (Cerita Perjalanan) 
Dan berbagai sumber di Internet

 

Comments

Popular posts from this blog

Lirik Nande Bapa - Egy Suranta Ginting

Nande ku nande keleng ate Ngadi ngadi nande erdahin e Nginemken panas kel kam man tambar muas jine Ngepkepsa kami anak-anakndu e REFF Bapaku bapa kekelengenku Tatap kel kami kerina buah barandu Kami kel pagi peseh sura-surandu bapaku Dilenga tembe ibas kam masa muda Nandeku nande ul terndele ntap Natapsa tegun si lenga temoe Adi nggo gelap uga pe nandangi reh nge Wari terang e Bapaku bapa ula kam medu Ngajari kami kerina anak-anakndu Kam ras nande bapa kami erta Simehergana O..... o......o....... Ho cirem min kam nande O..... o..... o....... Tawa min kam bapa Voc : Egy Suranta Ginting Cipt : Abdul Ferly Sitepu

Lirik Pantun Hangoluan - Trio Andepang

# Di tikki di ngolu ni dangingmu Padenggan ma parangem Alai molo dung marujung ngolum Dang tarulahan be Pantun do hangoluan Jala tois do hamagoan Na sai tongtong Pantun do hangoluan Jala tois do hamagoan Na sai tongtong ## Sai unang ma ho mandele Roham ma sai pabenget Juppang na ni luluan Jala tarida na nijalahan Tu jolo on Tu jolo on Tu joloan on Reff: Na uli..... Na denggan..... Sai di jakkon tondi ma dohot badan Sai di jakkon tondi ma dohot badan (Mulak tu ##) Judul : Pantun Hangoluan Cipt : Artis : Trio Andepang

Mengenal batak script atau surat batak (aksara batak)

Surat Batak adalah nama aksara yang digunakan untuk menuliskan bahasa-bahasa Batak yakni bahasa Angkola-Mandailing, Karo, Pakpak-Dairi, Simalungun, dan Toba. Secara garis besar, ada lima varian Surat Batak di Sumatra, yaitu Angkola-Mandailing, Karo, Pakpak-Dairi, Simalungun, dan Toba. Untuk penulisan dari aksara ini di mulai dari kiri ke kanan dan jenis aksara ini  disebut abugida, jadi merupakan sebuah perpaduan antara alfabet dan aksara suku kata. Ada sedikit variasi dalam huruf dan diakritik vokal digunakan untuk menulis setiap bahasa ini : Batak Karo   Diakritik Vokal dengan ka Batak Toba Diakritik Vokal dengan ka  Batak Dairi   Diakritik Vokal dengan ka Batak Simalungun Diakritik Vokal dengan ka Batak Mandailing  Diakritik Vokal dengan ka sumber: omniglot.com - ulikozok.com - wikipedia.org